Tampilkan postingan dengan label Hawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hawa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 September 2012

Bully


     Di kelas hawa setiap hari Rabu ada “tradisi”, yaitu BULLY. Bukan hari Rabu aja, mungkin hampir setiap hari, apalagi dua minggu terakhir ini, atau lebih tepatnya kapan mereka mau. Rasanya dibully ituuu, sesuatu. Kalau kalian pengen tahu rasanya, kalian bisa tanya kepada orang-orang yang akan saya sebutkan ini,karena mereka sangat tahu bagaimana rasanya dibully itu. Mereka adalah, ICA, YANI, TESSA DAN DIAN, mereka adalah masternya.
Kalau kalian dibully, kalian akan diberi dua pilihan, “pilih makan kaos kaki aku atau dibully seumur hidup ?” itu adalah salah satu dari sekian ribu banyak pilihan, yang pasti tidak ada pilihan yang bagus. Dan saat dibully kalian selalu salah, walaupun sebenarnya kalian benar, tetapi akan selalu salah dan akan diberi hukuman.
      Pasal Bully :
1.           Mereka berhak dan wajib membully kamu.
2.          Kamu selalu salah.
3.          Jika kamu benar, kembali ke pasal 2 dan 1.
Mungkin bully tidak seperti apa yang kalian pikirkan, karena bully adalah sesuatu.

Kamis, 30 Agustus 2012

Kelas baru

Eh, yah, aduh, gak terasa udah kelas XII, bagus lah, Alhamdulillah. Dan selama kelas XII kami dua kali, eh tiga kali, eh, entahlah pindah kelas, dan sepertinya kelas paling nyaman ada yang sekarang -sesudah gedung biru, dan sebelum gedung baru kedua -_-. Walaupun apa adanya, tapi kelasnya nyaman, besar, satu gedung berasa milik kami, soalnya guru jauh dari kami, ada tikar, bantal, selimut, kayak kamar sendiri. Yah, walaupun harus naik tangga tiap hari, jauh dari kantin, tapi tetap nyaman.  Ok, itu cuma pembukaan.
Sekarang udah kelas XII, hampir setiap orang nanya “ Mau lanjutin kemana ? “ atau “  Mau kuliah dimana ? jurusan apa ? “ blablabla.  Dan, seharusnya kita langsung jawab dimana dan jurusan apa, seharusnya. Pengennya kuliah dijurusan yang kita sukai, atau minati,  atau sesuai bakat, tapi kalau orangtua gak setuju, gimana ? Ya sudahlah, gak tahu, lihat kedepannya aja. Dulu aja, waktu TK, setiap ditanya “ Besok, kalau udah besar, pengen jadi apa ?” dan dengan lantangnya kita menjawab, dokter, polisi, dsb. Sekarang, kalau ditanya “ Mau kuliah dimana ? jurusan apa ?” sebagian menjawab “ Kedokteran UGM, dll.” Mungkin ada juga yang menjawab “ gak tahu “ sambil nyengir-nyengir.
Ya sudahlah, semoga kita semua lulus SMA dengan nilai yang bagus, masuk universitas yang kita inginkan, begitu juga dengan jurusannya. Amin

Selasa, 28 Februari 2012

Mading


Post saya hari ini adalah tentang lomba mading yang diadakan tanggal 28 Februari 2012. Alhamdulillah mading kami selesai pada waktunya, walaupun banyak sekali rintangan.  Lomba mading yang di adakan di lapangan terbuka, bukan seperti lomba mading  fisika sebelumnya  yang dilakukan di dalam gedung,  teras, atau apalah. Dan karena keterlambatan kami, kami mendapat tempat sisa, atau bisa dibilang tempat sempel-sempel, nyempil-nyempil, terserahlah.  Awalnya tempatnya bagus, tanahnya rata, dan tidak panas. Tetapi, ketika matahari semakin tinggi, panas pun mulai datang., dan kami pun kepanasan. Karena tidak ada pohon yang melindungi kami, tidak seperti kelompok lain yang duduk di bawah pohon, enaknyaaaaa.  Di dekat kami cuma ada pohon kecil, tidak tinggi, dan tidak berdaun pula. Dan dengan polosnya orang-orang yang lewet nanya “ Kepanasan  ya, Dek ? “ dalam hati kami menjawab, “ Gak kedinginan “ .  Menurut saya itu adalah pertanyaan yang tidak perlu ditanya. Mana ada sejarahnya orang duduk di bawah sinar matahari tanpa ada sesuatu yang melindungi kedinginan.  Dan untungnya satelit yang kami buat ditutupi kain flannel, sehingga sinar matahari tidak terpantu olehnya. Cara kami untung mengurangi kepanasan adalah, Mitha : Pakai satelit, Pijak : pakai blazer, dan saya : pakai kain flannel sisa. Dan pikirknlah caranya sendiri. Itu baru rintangan yang  pertama, yang keduanya adalah. Tas saya yang dimasuki SEMUT ! Mending kalau cuma satu, dua atau tiga. Ini segerombolan, udah kayak bawa satu kampung  tu semut. Ini gara-gara saya tidak mau buang sampah sembarangan, dan saya masukkan plastik bekas kue ke dalam tas, dan segerombolan semut pun datang. Karena melihat segerombolan semut, kami pun menjerit atau meloncat karena geli. Dan beberapa menit kemudian,  segerombolan semut itu belum juga pergi. Dan saya pun mengeluarkan atau lebih tepatnya membuang semua barang yang ada di dalam tas, dan tanpa sadar saya membuang dompet saya, dan untungnya mitha bilang ke saya, “ Ciw, mau di buang dompetnya ? Tahulah orang kaya. “ -_- Mitha jahat, namanya juga orang  ketakutan atau geli, semuanya pun di buang, termasuk dompet. Dan lebih hebatnya lagi, semut-semut itu berhasil buat pijak trauma.
            Dan pada akhirnya kami harus meninggalkan mading kami, sebenarnya kami pengen sampai sore di sina. Tapi, kerena guru pembimbing kami punya anak yang  harus di jenguknya, kami pun harus pergi. Dan setibanya kami di sekolah, kami semua tepar, alias kecapekan.  Semoga semua usaha kami memperoleh hasil yang kami inginkan. Amin.


Minggu, 19 Februari 2012

My Class


XI IPA HAWA

            XI IPA HAWA adalah nama kelasku, guru bilang kelas kami kayak kuburan, sepi. Gimana gak sepi, kami cuma 13 orang satu kelas, masih rameian penghuni kuburan. Tapi ada untungnya juga jumlah kami sedikit, kami jadi lebih mengerti dan memahami satu sama lain, apalagi kalau ada yang bawa makanan, kami semua kedapatan, walaupun kadang banyak kadang sedikit.
            Ustz. Ruky adalah walikelas ku, sekarang beliau sedang hamil anaknya yang pertama, semoga anaknya seperti yang diharapkan beliau dan suaminya. Amin.    Ustz. Ruky orangnya lucu, baik, asik, dan agak polos. Apalagi kalau lagi marah,           “ Ustz lagi marah ni. “ Itu kata beliau. Kami bukannya takut malah ketawa, lihat guru marah bilang-bilang. Hanyak itu yang saya tahu tentang walikelas kami.
            Sekarang saya mau jelasin tentang murid XI IPA HAWA.
Cici Wandasari : Itu adalah nama saya, biasanya dipanggil cici, ciwa, atau wa. Saya teman sebangku Dian.
Dian Kurnia        : Dia biasanya dipanggil Dian, atau cindul. Dia teman sebangku saya. Dian duduk di belakang Fizha, sebelah kanannya Yani. 
Eka Rahmadianingsih : Dia biasanya dipanggil Eka. Duduk di depan meja guru, sebelah kirinya Tessa. 
Eliya Astika      : Dia biasanya di panggil Eli guguguk, atau Eliya. Dia duduk di belakang Eka, sebelah kirinya Mitha. 
Hafizha Fitriyantisyam : Dia biasanya dipanggil Fizha, teteh, atau neng. Dia duduk di sebelah kiri lovita. 
Khairunnisa : Dia biasanya dipanggil ica. Dia duduk di sebelah kiri Yani dan sebelah kanan dhila. 
Lovita Sarlina : Dia biasanya dipanggil Alov, Vita, atau Lovita. Dia duduk di sebelah kanan Fizha, dan dekat pintu. 
Mayang R.P : Dia biasanya dipanggil May, atau Mayang. Dia duduk di sebelah kiri Fizha dan sebelah kanan Winda. 
Sarah Fadhila Z : Dia biasanya dipanggil dhila, bunda, dwaeji omma. Dia duduk di sebelah kanan Mita dan sebelah kiri Ica. 
Susmitha fauziah : Dia biasanya dipanggil Mitha. Duduk di sebelah kanan Eliya dan sebelah kiri Dhila. 
Tessa Novindy : Biasanya dia dipanggil Tessa. Duduk di sebelah kanannya Eka dan sebelah kirinya Winda. 
Triliani Utami : Dia biasanya dipamggil Yani, atau babang. Dia duduk di sebelah kanan Ica dan sebelah kiri Dian. 
Winda Fitanti : Dia biasanya dipanggil Winda, windun, atau dwaeji. Duduk di sebelah kiri Mayang dan sebelah kanan Tessa. 
Alhamdulillah akhirnya pengenalannya selesai juga. Kurang dan lebih saya mohon maaf. Assalammualaikum :)

Categories

My Blog List